Karang Taruna Desa Madegondo membentuk sembilan unit teknis untuk pengembangan organisasi dan mendukung program kerja yang telah ditetapkan. Ketua KTDM, Agus Supriyanto, menyatakan bahwa lima dari sembilan unit teknis yang saat ini dibentuk sudah ada sejak kepengurusan periode sebelumnya. “Pada kepengurusan sebelumnya sudah ada lima unit teknis yang berjalan, karena kebutuhan periode ini berbeda, kami menambah empat unit teknis baru” tutur Agus.  Kesembilan unit teknis tersebut menurut Agus adalah sebagai berikut.

Pertama, Pemuda Siaga Sehat atau Dasiat. Unit teknis ini dibentuk untuk mengurusi masalah kesehatan. Prakteknya, kader-kader Dasiat membantu Puskesmas Grogol untuk melakukan sosialisasi, pendataan, atau penyuluhan kesehatan kepada masyarakat.

Kedua, Warga Peduli HIV/Aids atau WPA. Sesuai namanya, unit teknis ini bergerak untuk melakukan pencegahan dan penanganan terhadap HIV/Aids. Sama halnya dengan Dasiat, WPA berada di bawah bimbingan Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo.

Ketiga, Satuan Tugas Karang Taruna Anti Narkoba atau Satgas Kartika. Unit teknis ini bertugas untuk melakukan upaya pencegahan dan penanganan terhadap penyalahgunaan Narkoba. Bersama dengan Badan Narkotika Kabupaten (BNK), Satgas Kartika melakukan sosialisasi dan penyuluhan antinarkoba di dukuh-dukuh di Madegondo.

Keempat, Pusat Informasi dan Konseling Remaja atau PIK Remaja. Unit teknis ini ini dibentuk untuk memberikan pelayanan kepada para remaja di wilayah Madegondo. Dengan adanya unit teknis ini diharapkan angka kenakalan remaja di Madegondo rendah.

Kelima, Taruna Wirausaha atau Tawira. Unit teknis ini mewadahi pemuda yang memiliki jiwa kewirausahaan. Pembinaan dan bantuan modal diberikan untuk wirausaha-wirausaha muda yang mau berusaha.

Keenam, Taruna Pecinta Alam atau Tapala. Unit teknis ini dibentuk untuk mewadahi hobi kepecintalaman pemuda Madegondo. Tidak hanya menyelenggarakan kegiatan alam bebas seperti mendaki gunung, Tapala juga konsen terhadap permasalahan lingkungan.

Ketujuh, Taruna Siaga Bencana atau Tagana. Unit teknis ini dibentuk untuk menyiapkan kader-kader yang tanggap bencana. Tagana telah beberapa kali terjun saat terjadi bencana banjir di wilayah Madegondo dan sekitarnya.

Kedelapan, Taruna Bantuan Hukum atau Taruna Justisia. Unit teknis ini dibentuk untuk memberikan bantuan hukum kepada masyarakat kurang mampu yang berurusan dengan hukum.

Kesembilan , Taruna Bantuan Belajar atau Taruna Bhakti. Unit teknis ini dibentuk sebagai wujud kepedulian terhadap dunia pendidikan. Taruna bhakti memberikan bantuan belajar atau bimbingan belajar gratis untuk anak-anak di wilayah Madegondo.